Surat Terbuka Untuk Teman-Teman FA


Dear teman-teman FA
Aku Sebut saja Emil, Cici, Dewi, Iffah dan Teh Revi. akhirnya kita sampai pada titik ini yah, tidak terasa ternyata kebersamaan kita. Ada yang sudah bersama saejak dari awal kita gabung di project seperti Emil dan Dewi dan Juga ada yang baru beberapa bulan. Tapi tak penting sudah berapa lama kita bertemu. Kalian semua telah menjadi rekan kerja yang hebat. Seperti kata orang dimana ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Itulah fitrah yang memang harus terjadi di alam semesta ini. tapi ingat lah kawan-kawan, tidak ada kata berpisah atau "good bye" bagi sebuah persaudaraan. Selamanya kita adalah saudara.
Dear Teman-teman, selama ini kita telah melalui banyak waktu bersama, kita mencoba saling mengenal dan memahami antara satu sama lain. Meskipun terkadang ada hal-hal yang tidak bisa kita terima sepenuhnya, karena memang kita berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Terkadang mungkin kita saling menggunjing dan ledek mungkin salah satu diantara kita tidak ada yang menyadarinya😋. Tapi okelah itu sebuah dinamika karena pada akhirnya kita kembali seperti biasa dan normal lagi. 😊
Dear teman-teman ku, kita mungkin tidak dipersatukan oleh sesuatu hal yang istimewa. kita tidak dipertemukan melalui uforia atau upacara sambutan selamat datang, kita dipertemukan melalui proses yang biasa saja. Kemudian kita jalani semuanya biasa saja, hingga saat ini. Namun sesuatu yang biasa bagi kita, ternyata setelah pergi baru kita bisa  merasakan bahwa  semua  hal yang kita lalui merupakan sesuatu yang hebat. Itu lah yang aku rasakan teman-teman. Dalam waktu dekat ini mungkin aku akan kehilangan kebiasaan itu; celotehan, teriakan, tawa, sindiran, rahasia-rahasian dan segala sesuatu yang selama ini telah kita anggap biasa. Aku akan merindukanya, dan sangat merindukanya. Lalu apa yang tersisa ? hanya kenangan dan history chating kita di grup whastaap yang sesekali aku scroll up dan baca. Ternyata ketika dibaca, segala sesuatu yang kita tulis tidak ada artinya dan kadang tak berguna.😋 Tapi itulah yang kemudian membuat kita ketawa.
Dera teman-teman Ku. Kita harus yakini ini bukan akhir dari sebuah kisah, Justru ini adalah awal dari  kisah-kisah baru. Dan yakinlah kawan-kawan kita akan bertemu lagi disebuah persimpangan laindidepan sana, kalau kata cici "Seeu in the top" dan pada saat itulah kita akan kembali berbagi kisah-kisah yang telah dilalui.
Keep in touch guys, hati ini terlanjur terbuka untuk kalian dan akan begitu seterusnya. So meskipun ini bukan akhir sebuah kisah alangkah baiknya aku minta maaf kepada kalian atas segala kesalahan yang pernah aku perbuat, atas ucapan-ucapan yang sengaja atau tidak, atas keterlambatan waktu  saat janjian ketemu bersama kalian.
Dan paling akhir saya ingin mengucapkan terimakasih kepada kalian semua atas kesempatan, pengakuam, pelajaran, tawa dan semua yang telah kalian berikan. Mil nuhun yah, dirimu teman laki-lakiku satu-satunya, tempat curhat dan tempat diskusi oke punya, Fah nuhun yah my partner ku yang keren, kita telah  lalui susah dan senang saat dikasih tugas sama ibu PO 😉, Wi makasih yah kamu udah mengajarkan bagaimana caranya menghargai dan bersabar, Teh Revi nuhun yah atas waktu,doa tempat yang diberikan dan pelajaran untuk sebuah kejujuran. And Cici u are last friend in our team but u one of the best, terimakasih atas cerita mu yang selalu menginspirasi, terimakasih mau jadi "tempat sampah" saat aku gak punya tandem debat soal teori-teori sosial. kalau kebandung Kita ngopi bareng yah. nanti aku traktir espresso. Sekali lagi makasih teman-teman semoga beruntung di Kisah yang baru dan Allah selalu melindungi kalian.

Salam

Khema Andrias

Komentar